Pendaftaran Bakal Calon Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018 – 2021

PENGUMUMAN PEMBUKAAN PENDAFTARAN 

BAKAL CALON DAN CALON KETUA ILUNI FISIP UI MASA BAKTI 2018-2021

 

(1)        Pengumuman terbuka pendaftaran bakal calon ketua dilakukan tanggal 18 Desember 2017 s.d. 29 Desember 2017.

(2)        Pendaftaran bakal calon ketua dilakukan tanggal 2 Januari 2018 sampai tanggal 9 Januari 2018.

(3)        Verifikasi administratif bakal calon ketua dilakukan mulai tanggal 10 Januari 2018 s.d. 12 Januari 2018.

(4)        Pengumuman hasil verifikasi administrasi bakal calon dan penetapan menjadi calon ketua dilakukan tanggal 13 Januari 2018.

(5)        Sosialisasi dan masukan publik terhadap calon ketua yang ditetapkan melalui website dan WhatsApp Group dimulai pada tanggal 15 Januari 2018 s.d. 19 Januari 2018.

 

SYARAT – SYARAT BAKAL CALON  DAN CALON KETUA ILUNI FISIP UI MASA BAKTI 2018 – 2021

 

Bakal Calon Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 adalah:

(1)        Warga Negara Indonesia.

(2)        Anggota biasa ILUNI FISIP UI yang tidak hilang hak pilihnya.

(3)        Tidak pernah dihukum untuk kejahatan serius dengan hukuman pidana 5 tahun atau lebih.

(4)        Menjunjung tinggi kekeluargaan serta berorientasi kepada pengabdian masyarakat dan almamater.

(5)        Bersedia menandatangani pakta integritas:

  1. Bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa.

  2. Setia pada NKRI, Pancasila dan UUD 1945.

  3. Mempunyai Loyalitas dan Dedikasi Tinggi pada Almamater FISIP UI.

  4. Bersedia Mengikuti setiap Tahapan Pemilihan Ketua ILUNI FISIP UI.

  5. Turut Mensukseskan MUSYAWARAH ILUNI FISIP UI Tahun 2018.

  6. Bertanggungjawab Penuh terhadap Setiap Isi dan Distribusi Materi Komunikasi yang Dirilis selama Proses Pemilihan sampai dengan Dilantiknya Ketua Terpilih.

 

Calon Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 adalah Bakal Calon Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 yang lolos verifikasi panitia, karena telah menyerahkan persyaratan administratif selambat-lambatnya tanggal 9  Januari 2018:

(1)        1 Rangkap Hardcopy Ijasah FISIP UI yang dilegalisir.

(2)        1 Rangkap Softcopy dan 3 Rangkap Hardcopy Daftar Riwayat Hidup

(3)        1 Rangkap Softcopy dan 3 Rangkap Hardcopy Visi, Misi dan Program Kerja Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021.

(4)        Mendapatkan dukungan dalam bentuk tandatangan dari minimal sepertiga jumlah angkatan dalam setiap jenjang pendidikan yang pernah menginduk pada FIPK/FIS/FISIP UI.
Total Dukungan Minimal = 28 Tanda Tangan, dengan rincian:

  1. S1 Reguler/Paralel/KKI = 12 dari 46 Angkatan (1968-2013)

  2. Diploma/Vokasi = 5 dari 19 Angkatan (1989-2007)

  3. S1 Ekstensi = 5 dari 21 Angkatan (1995-2015)

  4. Pascasarjana = 6 dari 17 Angkatan (1999-2015)

 

KAMPANYE

 (1)   Para bakal calon ketua diberikan kesempatan untuk berkampanye,menyampaikan visi/misi melalui situs www.ilunifisipui.org.

(2)        Para calon ketua yang lolos verifikasi diberikan kesempatan untuk berkampanye menyampaikan visi/misi dalam MUSYAWARAH secara bergiliran sesuai dengan nomor urut yang telah diperoleh melalui undian sebelumnya.

(3)        Waktu untuk berkampanye dalam MUSYAWARAH diberikan selama 5 menit.

(4)   Tidak diperkenankan berkampanye dengan mengangkat materi yang menyinggung SARA, menyinggung masalah pribadi calon lain dan harus menggunakan bahasa yang santun.

(5)  Kampanye dalam MUSYAWARAH diperbolehkan menggunakan alat peraga, seperti proyektor dsb.

 

TATA CARA PEMILIHAN KETUA ILUNI FISIP UI  MASA BAKTI 2018-2021

 (1)       Pemilihan Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 dalam MUSYAWARAH dilakukan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.

(2)        Jika dibutuhkan, maka pemilihan ketua dalam MUSYAWARAH dapat dilakukan melalui pemungutan suara tertutup dengan hak suara sebagaimana diatur di Pasal 9.

(3)       Pemungutan suara dilakukan secara tertutup dan rahasia dengan menggunakan kertas suara yang distempel panitia sejumlah UTUSAN Perwakilan Angkatan dalam setiap Jenjang Pendidikan yang telah ditetapkan dan hadir dalam MUSYAWARAH, dimasukkan ke dalam kotak suara yang disediakan panitia.

(4)        Penghitungan suara dilakukan oleh pimpinan sidang secara langsung dan terbuka.

(5)        Pemilihan Ketua ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 melalui pemungutan suara dilakukan melalui  tahapan-tahapan/putaran sebagai berikut:

            3.1.      Calon Ketua hanya 2 (dua) orang

  1. Apabila peserta/calon ketua hanya berjumlah 2 (dua) orang, maka pemungutan suara dilakukan dalam satu putaran saja.

  2. Apabila pada putaran pertama, kedua calon memperoleh jumlah suara sama, maka dilakukan pemungutan suara tahap kedua.

  3. Calon Ketua ILUNI FISIP UI yang mendapatkan suara terbanyak ditetapkan oleh Pimpinan Sidang Paripurna menjadi Ketua ILUNI FISIP UI terpilih.

            3.2.      Calon Ketua lebih dari 2 (dua) orang

  1. Pemungutan suara bisa satu putaran apabila salah satu calon ketua memperoleh jumlah suara sebesar 50% plus 1 (satu), kemudian ia dinyatakan sebagai pemenang dan dinyatakan sebagai ketua terpilih.

  2. Apabila pada putaran pertama tidak ada seorangpun yang memperoleh suara 50% plus 1 (satu), maka ditentukan putaran selanjutnya.

  3. Putaran selanjutnya ini diikuti oleh 2 (dua) calon ketua yang memperoleh suara terbanyak pada putaran pertama.

  4. Calon Ketua yang memperoleh suara terbanyak pada putaran kedua ditetapkan oleh Ketua Persidangan sebagai Ketua ILUNI FISIP UI terpilih.

(6)        Ketua terpilih segera menyusun Badan Pengurus  ILUNI FISIP UI periode 2018-2021 dalam waktu 30 hari.

(7)        Bentuk kepengurusan sesuai dengan AD/ART ILUNI UI, juga memperhatikan aspirasi dan pendapat yang berkembang dalam MUSYAWARAH.

(8)        Pengurus Harian ILUNI FISIP UI Masa Bakti 2018-2021 harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan setia kepada Pancasila serta UUD 1945.

  2. Mempunyai loyalitas dan dedikasi yang tinggi kepada Sivitas Akademika UI dan FISIP UI khususnya, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak tercela.

 

 

Notulensi Pra Musyawarah ILUNI FISIP UI 16 Desember 2017

Notulensi

Pra-Musyawarah Pemilihan Iluni FISIP 2017

 

Hari, Tanggal         : Sabtu, 16 Desember 2017

Pukul                     : 10.00 – 16.30 WIB

Tempat                   : Auditorium Juwono Sudarsono, FISIP UI, Depok

 

Peserta                                

: 1) Perwakilan Dekanat

2) Care Taker Iluni FISIP UI  (CT)

3) Steering Committee (SC)

4) Organizing Committee (OC)

5) Perwakilan Angkatan Iluni FISIP UI

 

  • Pendaftaran Peserta dimulai pada pukul 09.00 WIB

PEMBUKAAN

  • acara dibuka oleh MC – Helena (Fisip ’12) pada pukul 10.05 WIB

 

Pembahasan acara pra musyawarah  :

  1. Penetapan persyaratan calon ketua iluni

  2. Mekanisme dan tata tertib musyawarah Iluni FISIP UI

  3. Jadwal pemilihan ketua iluni FISIP UI

  4. Penetapan perwakilan angkatan pada musyawarah iluni FISIP UI 2017

  • Pembacaan Doa dipimpin oleh Afzon Dakka (FISIP 97’)

  • Menyanyikan Lagu Wajib Indonesia Raya oleh Lucky (FISIP 11’)

  • Sambutan Dekan, diwakilkan oleh Dr. Titi Muswanti Putranti M.Si (Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura dan Alumni) menyampaikan gambaran struktur organisasi dan kondisi di FISIP UI saat ini kemudian ditayangkan video sambutan oleh dekan FISIP UI Dr. Arie Setiabudi Soesilo, M.Sc untuk acara pramusyawarah iluni FISIP UI

ACARA INTI (SIDANG PRAMUSYAWARAH ILUNI FISIP UI)

  • Stering Committee (SC) = Sofyan Yazir ( Fisip 73’)

  • Organizing Committee (OC) = Hariadi Anwar/ Ade (Fisip 74’)

  • Perwakilan Dekan = Dr Titi M.P

  • Ketua CT = Bambang / Babol (Fisip 97’)

  • Sekum CT = Afzon Dakka (Fisip 97’)

  • Bendahara CT I = Soraya Isa ( Fisip 82’)

  • Bendahara CT II = Erica ( Fisip 97’)

  • Penyampaian presentasi hasil kinerja CT, Dipimpin oleh ketua CT ( Bambang, Fisip 97’) – Materi terlampir

  1. Dibuka penjelasan mengenai tugas utama adalah menyelenggarakan pemilihan ketua Iluni FISIP UI 2017

  2. Dijelaskan latar belakang dibentuknya CT, tujuan, dan Struktur Kepengurusan

  3. Program Kerja Utama : menggalang representative iluni fisip ui melalui perwakilan angkatan, membangun jaringan komunikasi perwakilan iluni fisip ui, dan menyelenggarakan musyawarah untuk memilih ketua iluni fisip ui 2018 – 2021.

  4. Disampaikan juga mengenai akuntabilitas (laporan keuangan iluni fisip UI)

  5. Jumlah angkatan Iluni Fisip UI dari tahun 1968 – 2013 yaitu 103 angkatan dengan rincian : 46 angkatan S1 Reg/Paralel/KKI, 19 angkatan program Vokasi/Doplima, 21 angkatan dari program S1 Ekstensi, dan 17 Angkatan dari program Pasca Sarjana.

  6. Platform jaringan komunikasi yang sudah dibentuk oleh CT melalui : Website (www.ilunifisip.org) , Group Whatsapp perwakilan angkatan per-jenjang pendidikan, email group, dan Hotline Iluni FISIP UI

  7. Disampaikan juga agenda musyawarah iluni fisip ui, kriteria bakal calon ketua ILUNI FISIP UI serta timeline pemilihan ketua ILUNI FISIP UI

  • Selanjutnya Sidang Pembahasan Tata Tertib Musyawarah Iluni Fisip UI yang dimpin oleh SC dan OC.

SIDANG PEMBAHASAN TATA TERTIB MUSYAWARAH IKATAN ALUMNI FISIP UI

  • Pimpinan Sidang = Sofyan selaku SC (Fisip 73’)

  • Anggota pimpinan = Hariadi Anwar/ Ade selaku OC  (Fisip 74’)

  • SC Apresiasi terhadap Care Taker ILUNI DISIP UI dan Panitia.

  • Pramusyawarah diselenggarakan karena ILUNI FISIP sudah vakum selama 3 tahun, di ILUNI Pusat tidak ada Pra-musyawarah hanya ada musyawarah nasional. Karena telah terjadi vakum Iluni Fisip UI, maka dilaksanakan pramusyawarah yang mengundang perwakilan alumni. Diharapkan adanya pramusyawarah ini akan menghasilkan keputusan yang sah mengenai kepengurusan selanjutnya.  Selama 6 tahun ini belum ada kegiatan apapun di ILUNI. Mudah mudahan setelah ini, terpilihlah pengurus yang dapat menyelenggarakan kegiatan yang bias sinergi dengan  pihak dekanat.

  • Pra musyawarah berperan untuk merumuskan draft tata tertib musyawarah yang akan di Sah kan saat Musyawarah

  • Hal-Hal yang perlu disepakati untuk disahkan di Munas :

  1. Konsep sistem Pemilihan

  2. Mengesahkan tata cara

  3. Mengesahkan kriteria calon

  • Pembacaan SURAT KEPUTUSAN

  • Pembacaan TATA TERTIB MUSYAWARAH ILUNI FISIP UI

  • BAB I (Ketentuan Umum) Pasal 1 hasil :  SETUJU

  • BAB II (Jadwal Penyelenggaran Musyawarah) Pasal 2  masukan :

  1. Rohana 73’ : Apakah tanggal 20 itu sudah benar benar siap? saya mengusulkan untuk diperpanjang.

  2. Bambang 97’ : waktu tersebut sudah kami sesuaikan. Idealnya waktu tersebut tidak memakan waktu, bebanya malah ada di dalam penetapan utusan. Dan diharapkan utusan yang hari ini hadir akan hadir kembali dalam munas nantinya.

  3. Ade 74’ : ini sudah di tentukan oleh panitia, panitia CT pasti sudah siap, tidak perlu diragukan lagi. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah pesertanya mampu.

  4. Titi MP (Dekanat) : Tanggal 1 Februari 2018 juga ada Dies Natalis fisip ke 50. Akan menjadi momen yang baik jika Iluni fisip sudah memiliki ketua yang baru.

  5. Rohana 73’ : Angkatan 73 sudah ada ketua angkatan. Nah kami ingin guyub dalam menentukan dari angkatan 73. Sehingga kami menawar tanggal 27 Januari 2018

  6. Doni FISIP 92’ : ingin Klarifikasi, saya mengharapkan mendapatkan ART ILUNI UI. Kemarin ILUNI Pusat menggunakan pemira langsung secara online dengan barcode, mengapa iluni Fakultas berbeda?

  7. Bambang 97’ : AD/ART Iluni UI sudah ada di web dan di share di grup. Disana tertera bahwa iluni pusat menggunakan voting dan fakultas menggunakan musyawarah jadi CT mendasarkan sistem pemilihan ketua iluni berdasarkan hal tersebut

  8. Santi 75’ : hari Ini kita pramunas, apakah dimusyawarah akan sama atau muncul anggota baru ? karena ada kemungkinan akan muncul anggota baru di munas. Kita harus tentukan apakah nanti yang hadir dimunas dengan anggota yang sama atau berbeda.

  9. Endang – Pasca 06’: Waktu jam 09.00 – 14.00 WIB itu akan molor kalau gak diingatkan di malam sebelumnya. Jadi saya usul, waktunya dipending dulu, jangan dicantumkan di pasal. Kalau bias diberikan penginapan supaya waktu pelaksaan tidak molor.

  10. Ade 74’ : karena kita masalah dana. Di undangan juga sudah diberitahukan jam 09.00 – 14.00 WIB. Jam 09.00 pasti ada pendaftaran dulu. Sebagai OC masih harus menghitung berapa peserta yang sudah hadir, jadi harus menunggu 50+1, kalau belum pasti harus diundur sampai ada batasan waktu (ada di Tatib). Hal hal yang dibahas hari ini adalah hal hal yang disepakati hari ini, jadi kita efisiensikan di pramusyawarah hari ini.

  11. Lewe 95’. Tanya : Nama surat keputusan apakah hanya untuk tahun 2018 atau untuk tatib musyawarah secara umum?Jadi 2018 tidak perlu dicantumkan, agar dapat digunakan ke selanjutnya.

  12. Sofyan 73’ : nanti tergantung OC dan panitia apakah mereka mau rancang lagi atau tidak.

  13. Lewe 95’ : Mengapa merancang draft hari ini tetapi Pengesahan nya di tanggal 20.

  14. Santi 75’ : Harusnya disini disahkan draft ini, sehingga dapat digunakan di munas nantinya.

  15. Ade 74’ : disini masih rancangan yang nantinya akan disahkan di munas. Sebelum musyawarah mulai, maka harus dibacakan peraturan. Peserta adalah perwakilan angkatan.

  16. Binsar 83’ : Sependapat kalau forum ini sudah dianggap sah untuk mengesahkan Tatib, maka sebaiknya sekarang ketok palu. Saat Munas besok maka tinggal dibacakan. Karena nanti takutnya saat forum Munas aka nada yang menentang lagi.

  17. Bambang 97’ : Peraturan ini mau dipakai seterusnya atau di tahun 2018 aja ? tatib hanya digunakan saat musyawarah tahun 2018, karena bias diubah sesuai dengan kondisi pada tahun tersebut.

  18. Roma 93’ : Menanggapi dari pak Binsar. Kami bukannya gak setuju, tapi kami merasa belum siap mewakili angkatan untuk mengesahkan hari ini. Maukan saya, seharunya diberikan sebelumnya ke forum agar didiskusikan dahulu.

  19. Sofyan 74’ : saya ingin menyampaikan permintaan maaf karena kalau tidak disahkan nanti mental lagi saat musyawarah

  20. Lewe 95’ : angkatan 93 dan 95 tidak bisa mengikutinya jika harus disahkan sekarang. Ada tahapan yang missing dari pemberian informasi mengenai hal ini. saya ingin menyampaikan terlebih dahulu kepada angkatan saya. Jadi saya mengusulkan hal ini untuk dirundingkan per angkatan dahulu, bukan melalui pertemuan tapi bisa melalui grup angkatan saya.

  21. Afzon 97 : semua bahan ada di web dan sudah disosialisasikan. –

  22. Ade 74 : jadi ini belum dibahas semuanya ya. ditekankan lagi, bahwa disini adalah wakil angkatan, yang sudah mendapat mandat angkatan untuk mengambil tindakan penuh. Kalau ada hal hal lain yang masih belum kelar atau rancu masih bisa dimasukkan di munas.

  23. Babol 97’ : Agenda hari ini sudah disampaikan di undangan yaitu penetapan, penetapan yang berkaitan dengan teknis.

  24. Kesimpulan : pembahasan tetap pada hari ini, ditetapkan dan disahkan, serta dibacakan kembali pada saat Musyawarah, 20 Januari 2018

  • BAB III (Tugas dan Wewenang) Pasal 3 : masukan 

  1. Charlos 95’ : hal yang paling mendasar adalah penyusunan AD dan ART. Disini belum ada tugas dan wewenang nya.

  2. Bambang 97’ : Posisi CT tidak memiliki legal standing untuk menyusun AD/ART iluni Fisip. Jadi setelah terpilihnya ketua nantinya yang akan ditetapkan AD/ART yang bisa secara legal diterima.

  3. Sofyan 73’ : Sudah ada AD/ART Iluni UI dan semua fakultas diharapkan kembali ke ad art iluni pusat, untuk kegiatan musyawarah ini juga acuannya masih ke aturan AD/ART iluni UI.. Jadi diharapkan yang menyusun nanti adalah ketua iluni terpilih.

  4. Bambang 97’: Sebenarnya kedudukan caretaker disini kuat, namun kami mencoba meminimalisir resiko jika kami menyusun AD/ART. Kami khawatir bahwa posisi kita untuk menyusun AD/ART masih diragukan. Jadi kami beranggapan bahwa ketua terpilih nantinya yang menentukan ad art.

  5. Kesimpulan : penyusunan AD/ART jika sudah terpilih ketua iluni yang definitive

  • BAB IV (Peserta Musyawarah) Pasal 4&5 SETUJU

  • BAB V (Hak Peserta) Pasal 6 SETUJU

  • BAB V (Hak Peserta) Pasal 7 tentang peninjau dalam Musyawarah :

  1. Lewe 95’ : siapa itu peninjau, apa klasifikasinya/ kriteria? Harus ditentukan. Saya usul, salah satu kriteria peninjau adalah prinsipnya impartial, artinya dia tidak ada kepentingan dengan pemilihan.

  2. Sofyan 73’ : setuju dengan peninjaunya , harus ditetapkan siapa itu peninjau.

  3. Santi 75’ : saya pikir peninjau itu dari internal angkatan Fisip UI . Kalau dari panitia nanti kurang relevan.

  4. Bambang 97’l : kami mendefinisikan peninjau adalah perwakilan dari iluni pusat, atau perwakilannya. Peninjau adalah undangan.

  5. Hari harahap 70’ : usul terkait peninjau didalam organisasi adalah observer, observer adalah organisasi serupa. Jadi para peninjau adalah dari organisasi lain yang sejenis, bukan sebagai indivisual (contoh Iluni UI, Iluni fakultas lain)

  6. Endang (Pasca 06) : Peninjau diharapkan bukan di luar UI. Jadi diambil dalam UI untuk kepentingan memajukan FISIP atau UI itu sendiri, namun tetap bukan panitia ataupun perwakilan angkatan.

  7. Sofyan 73’ : saya setuju, nanti mungkin kita bisa mengundang Iluni fakultas lain.

  • BAB V (Hak Peserta) PASAL8 SETUJU

  • BAB VI (Haks Suara) PASAL 9 SETUJU

  • BAB VII (Alat-Alat Kelengkapan) PASAL 10 SETUJU

  • BAB VII (Alat-Alat Kelengkapan) PASAL 11 SETUJU

  • BAB VII (Alat-Alat Kelengkapan) PASAL 12 SETUJU

  • BAB VII (Alat-Alat Kelengkapan) PASAL 13 SETUJU

  • BAB VII (Alat-Alat Kelengkapan) PASAL 14 SETUJU

  • BAB VIII (Persidangan dan Rapat-Rapat) Pasal 15 : masukan 

  1. Lewe 95’ : pada ayat 2 ditambahkan poin “Pembacaan dan penetapan tata tertib”

  • BAB VIII (Persidangan dan Rapat-Rapat) Pasal 16 SETUJU

  • BAB VIII (Persidangan dan Rapat-Rapat) Pasal 17 SETUJU

  • BAB VIII (Persidangan dan Rapat-Rapat) Pasal 18 SETUJU

  • BAB IX (Kuorum dan tata cara pengambilan keputusan) Pasal 19, masukan 

  1. Meta 84’: Kuorum adalah 50% plus 1

  2. Binsar 83’: Peninjau berapa orang delegasi berapaa orang?, pada bab 4 tidak disebutkan mengenai delegasi. Perlu dipikirkan lagi jumlah 50% plus satu ini nanti apakah menimbulkan kesulitan karena minimnya partisipasi angkata.

  3. Santi 75’ : saya usulkan delegasi adalah dari alumni, kalo ada undangan ya bentuknya undangan, kita undang yang ada sangkut pautnya dengan iluni fisip. peserta itu memiliki hak pilih, sedangkan peninjau bisa dari alumni namun tidak memiliki hak pilih.

  4. Binsar 83’ : peninjau tidak punya hak suara, peninjau adalah undangan diluar perwakilan. Kalo bicara kourum kita bicarakan jumlah angkatan. Kuorum atau tidaknya dihitung dari angkatan dari tiap jenjang angkata. Ketiga, coba kita ambil sampel disini apakah jumlah yang datang sampai 56 angkatan?

  5. Ade 74 : benar panitia harus menghitung perangkatan. Kalau kita mau mengundang peninjau dari angkatan, siapa yang menentukan nama nama tersebut? akan memakan waktu dalam menentukan itu, pasti akan berebut. Kalau tiap angkatan mampu menentukan dengan cepat ya tidak apa. Tapi perlu dipikirkan lagi kapasitas ruangan dalam menampung jumlah peninjau per angkatan.

  6. Kalau delegasi dan utusan bedanya apa ? trus sebaiknya 50%plus satu itu dihitung dari 102.

  7. Ade 74’ : delegasi itu jumlahnya ada 3, satu ketua dan 2 anggota. Namun dihitung satu suara. Peninjau dari angkatan ditentukan oleh angkatan namun tidak mempunyai hak suara. Nanti kita undang juga peninjau yang berhubungan dengan fisip ui, peninjau dari iluni pusat

  8. Muhidin 95’ :Perwakilan nanti dua anggota perannya apa di forum ?

  9. Adi 74’ : satu orang adalah ketua, dua orang jadi teman diskusi. Kalau mau bicara harus ada izin dari ketua angkatan. Tapi hak suara dalam memilih hanya dihitung satu suara (per-angkatan).

  10. Dony 92’ : kami mengundurkan diri dari perwakilan angkatan karena tidak setuju dengan sistem pemilihan dengan cara musyawarah karena menurut ad art Iluni UI sistem voting online juga bisa digunakan

  11. Binsar 83’ : saya tidak setuju dengan one man one vote.- Babol : di ad art iluni ui, tertera bahwa ada batasan suara utusan. Kalo kita mengikuti aturan ini maka kita tidak bisa menyelenggarakan pertemuan itu. Misal S1 jumlah 24.000, kita cukup mengumpulkan 10 orang perwakilan dari S1 untuk memperoleh suara, jadi kami ingin lebih ada keterwakilan di forum ini sehingga sistemnya ada perwakilan per angkatan.

  12. Hari Harahap 70’ : masalah pemilihan yang inginnya demokrasi, jadi kalau kita menggunakan sistem perwakilan sudah cukup demokratis.

  13. Sofyan 73’ : saya minta maaf kepada orang yang menginginkan one man one vote, namun kali ini dengan sistem perwakilan ini yang kita ingin capai dan kami mohon masukannya bagaimana menyempurnakan sistem perwakilan ini agar lebih baik.

  14. Andi 91’ : Kalau angkatan yang lebih guyub memang dapat dilakukan metode keterwakilan, tapi kalau angkatan yang terdapat kubu-kubu tertentu. Saya setuju dnegan sistem keterwakilan, namun ada kondisi lain di angkatan tertentu.

  15. Sofyan 73’ : baik kita notes untuk membahas mengenai sistem pemilihan melalui perwakilan atau yang lian.

  16. Bambang 97’ : Untuk saat ini yang paling memungkinkan adalah sistem pemilihan keterwakilan angkatan karena data base iluni belum seluruhnya terdata secara keseluruhan. Setelah mendapatkan ketua iluni yang baru berikutnya bisa dibangun sistem pemilihan berikutnya dengan one man, one vote dengan memperbaiki database iluni

  17. Kesimpulan : paling memungkinkan dengan sistem keterwakilan dengan dengan beberapa koreksi perbaikan

 

  • BAB IX (Kuorum dan tata cara pengambilan keputusan) Pasal 20 SETUJU

  • BAB X (Balon dan Calon Ketua Iluni Fisip UI Masa Bakti 2018-2021) PASAL 21 masukan : 

  1. Binsar 83’ : mohon dipertimbangkan kembali dan memetakan kembali rentan waktu pendaftaran. Waktu pendaftaran nama kalau bisa diperpanjang

  2. Ade 74’ : masukan saja, kita cegah muncul isu isu buruk / black campaign tertentu mengenai calon calon tersebut khususnya di group WA/ website

  3. Rizky Markom 88 : Aspirasi kami angkatan 88 adalah diharapkan dari awal kegiatan pemilihan ini dilakukan secara santun. Kami menghindari adanya polarisasi. Saya pikir di fisip sementara ini kita ingin mengutamakan suasana paguyuban. Aspirasi saya untuk pasal 26 nantinyaSaya pikir kita harus memastikan bagaimana cara mengungkapkan kegiatan kampanye yang santun. Dan ditentukan pemotongan nilai untuk calon yang menggunakan kata kata yang tidak baik dan tidak mengganggu ketertiban musyawarah.

  4. Verena 96’ : apakah ada alasan penetapan tanggal tersebut mengingat adanya libur natal dan tahun baru. Bagaimana caranya dengan waktu yang singkat ini kita dapat menyampaikan hasil pertemuan hari ini kepada teman teman angkatan.

  5. Bambang 97’ : wacana ini sebenernya sudah berkembang di website dan grup, dan kami berasumsi persyaratan yang diajukan tidak terlalu sulit dan sudah cukup rasional . Kami sadar kepotong libur natal dan tahun baru, namun dengan waktu singkat ini menjadi tambahan bahwa ada niat yang besar untuk mendaftarkan diri.

  6. Sofyan 73’ : saya tahu waktu nya singkat namun melihat kembali bahwa waktu care taker juga hanya 6 bulan dan berakhir di bulan Januari maka itu menjadi salah satu alasannya.

  7. Bringin 08’: saya usul teknis nya itu pendaftaran jadi 7 hari (jadi dari tgl 2 – 9 Jan). Verifikasinya saja di potong jadi 3 hari saya karena 5 hari untuk verifikasi itu terlalu panjang.

  8. Rulas : Rentang tanggal masih sangat sempit, balon akan sulit melengkapi persyaratan

  9. Bambang 97’ : kami rasa bisa, kami juga memfasilitasi dnegan adanya wa grup tersebut. –

  10. Zaky 97 ‘: lebih baik tanggal nya ditentukan sekalian, kalau mau diperpanjang ya diperpanjang saat ini dan di sah-kan sekarang. Jadi yang mau mendaftar itu harus sudah membawa berkasnya. Pendaftaran sampai tgl 9, kan nanti kalau ada kurang kelengkapan maka saat verifikasi maka ada waktu untuk melengkapi dengan catatan adanya komunikasi.

  11. Pasca 12’ : saya ada usulan lain yaitu adanya pasal tambahan yang mengatur berkas pendaftaran. Jadi ada sistem gugur.

  12. Bara 11’: 1) Mekanisme sempit ini rawan jadi butuh safetynet, contohnya adalah adanya konsekuensi dari pendaftaran kalau batal mencalonkan diri adanya commitment fee lumayan buat kas; 2) kami mengusulkan adanya mekanisme perpanjangan waktu kalau tidak ada calon; 3) kalau pada pengumpulan berkas, berkasnya ditolak, apakah ada mekanisme banding?

  13. Bambang 97’ : waktu pendaftaran kita sepakat untuk merubah perpanjangan waktu. Misal sampai 12 januari tidak diterima dokumen administratif kita anggap gugur. Waktu banding sepertinya kita tidak sediakan, jadi kalau tidak sepakat maka kita tetapkan di verifikasi, kalau ada berkas masih kurang maka kita kasih waktu sampai batas verifikasi. Maka di 13 januari benar benar dapat menetapkan nama calon yang lolos.

  14. eliyah Pasca 03’ : di poin 4 dalam persyaratan. Bagaimana kalau tidak ada calon yang memenuhi syarat terkait tanda tangan ?

  15. Bambang 97’: kami ingin meningkatkan animo dan mempermudah syarat, kalau ini memperberat calon maka bisa kita putuskan bersama-sama.

  16. Zaky 97’: Saya lihat syarat mengumpulkan 36 ttd ini sangat simpel kalau dibandingkan dengan persyaratan ketua iluni UI. Kalau alasannya adalah kenalan nya dikit, maka ya sebaiknya saat ingin menjadi ketua iluni harus membangun hubungan yang baik.

  17. Endang Pasca 06’ : yang kita harap disini adalah orang yang mampu menjalankan sistem, bukan orang yang memiliki pengaruh pada sistem.

  18. Guruh 09’ : saya pikir kubu panitia beda sama kubu peserta, karena kubu panitia yang berharap langsung sesuai jadwal, tapi kalo kubu peserta itu pinginnya yang terbaik. Jadi kita saling mengerti saja.

  19. Sofyan 73’: terimakasih masukannya. Jadi kita lanjutkan saja. Jangan sampai tidak terpilih kembali ketua iluninya.

  20. Kesimpulan :

  • Pendaftaran nama bakal calon dari tgl 2 – 9 Januari 2018

  • Verifikasi berkas tgl 10 – 12 januari 2018

  • Tidak bias menyediakan perpanjangan waktu untuk banding : verifikasi akan menjadi kunci penilaian lolos atau tidak menjadi calon ketua iluni

  • Ada waktu hingga tgl 13 Januari untuk melengkapi berkas

**  Pembahasan Commitment Fee Pendaftaran Calon Ketua Iluni, masukan : 

  1. Binsar 83’ : kurang setuju dengan commitment fee, alumni mau bantu saja sudah bagus

  2. Bambang 97’: Commitment fee besarannya berapa. Setuju gak? Sepertinya lebih banyak yang setuju.

  3. Beringin 08’: commitment fee selalu menunjuk ke rupiah atau kontrak?

  4. Ade 74’: Kita Vote saja disini siapa yg setuju dan siapa yg tidak setuju dengan commitment fee ?  Adapun hasilnya : 

Setuju = 24 suara.

Tidak setuju 17 suara

Abstain 3.

Harapannya calon ketua iluni fisip punya modal yang cukup (salah satunya bisa  melalui commitment fee).

  1. Endang pasca 06’: Biar nanti calonnya ketuanya bisa nyari donatur. Jangan kebanyakan syarat. Dipermudah saja supaya banyak yang bisa ikut. Karena orang2 yang kerja itu2 aja. Agar calonnya banyak. Belum apa2 dihalangi administratif. Pentingkan saja kapabilitasnnya

  2. Sofyan 73’: Tolong dibuang stigma selama ini ketua tidak bisa bergerak karena masalah administratif. Karena disini saya tau banyak orang bekerja di iluni fisip. kami merasa banyak kekurangan, untuk itu kita musyawarah. Saya lihat perbedatan begitu panjang. Inilah fisip.Jangan sampai ketua iluni vacum sampai 5 tahun.

  3. Rulas: kami perlu waktu untuk putuskan sikap, harus floor ke angkatan.

  4. Sofyan 73’ : jadikan bahwa commitment fee dimunculkan disini dan menjadi wacana yg akan dibahas

  5. Rulas : Kembali lagi ke sebelumnya, yang vote disini mewakili priobadi atau angkatan? Mengapa suara menjadi satu orang – satu suara?

  6. Kesimpulan : Akan dipertimbangkan kembali mengenai commitment fee di WAG

  • BAB X (Balon dan Calon Ketua Iluni Fisip UI Masa Bakti 2018-2021) PASAL 22 , masukan : 

  1. Santi 75’ : Tambahan tidka berafiliasi dengan parpol tertentu dan/atau ormas

  2. Aida 08 : Perlu dijabarkan dan didefinisikan secara jelas maksud dari “terafiliasi parpol/ ormas”. Apakah jika hanya bekerja pada lingkungan ormas termasuk didalamnya?

  3. Zaki97’ : kalo parpol atau ormas biarkan pemilih-lah yang menentukan/ menghakimi. Saya kira sah2 saja. Menurut saya selama tidak terdakwa. Jangan menyudutkan orang yang berafiliasi dengan partai karena dijamin oleh Negara sebagai Hak setiap warga Negara.

  4. Sofyan 73’: jadi intinya siapa saja sah2 saja. Kita Fisip terbuka dengan latar belakang apapun

  5. Beringin 08’ : menurut saya Boleh saja dari seseorang yang terafiliasi politik, hanya saja yang terpenting afiliasinya yang jelas. Kalau perlu ada hitam diatas putih yang menjelaskan secara rinci bentuk afiliasinya seperti apa, jabatannya apa.

  6. Kenapa dibatasi domisili di Jabotabek? Domisili jabodetabek bisa dipertimbangkan . bias saja ada yg diluar jabodetabek ingin mencalonkan diri dan tidak mempersoalkan masalah jarak.

  7. Bambang 97’ : syarat terkait domisili Jabodetabek karena Untuk kemudahan mobilitas mengingat kampus Fisip berada di Depok.

  8. Rohana 73’: mengenai non partai sebenarnya banyak dibahas, masalah issue money politik, transparansi uang dana, jaid kita disini karena saya hasil berdiskusi dengan member saya. Kalo orang partai, maukah orang itu melepas ideologinya untuk kembali ke jaket kuning. Yang bisa melihat objektif suatu keadaan. Saya masih berharap calon itu non partai. Pengalaman saya, dulu guyup sekali angkatan 70 75, suatu waktu ada issue pilitik jadi pada bertengkar. Padahal hanya pilkada. Klao bisa yang jadi ketua iluni yang sudah mantap. Kalo bisa jangan dipolitisasi.

  9. Ade 74’: Saya setuju dengan syarat calon ketua iluni berdomisili yang tidak di Jakarta juga punya hak yang sama dengan lainnya. Terkait dengan Non Partisann : saya juga orang partai, tapi saya tidak membawa partai ke dalam iluni. Saya tidak kampanye. Karena saya tau dimana saya mesti bicara politik. Kita tidak punya hak untuk membatasi hak politik seseorang. Apalagi kalo partisan tapi berkontribusi. Kembali ke kematangan kita. Tidak bawa2 politik ke fisip. Tidak boleh memasung hak politik orang.

  10. Sofyan 73’: Kembali ke pasal 22, Sepakat

  11. Ade 74’: : Pasal 22 poin b. Berdomisili di jabodetabek dan setia pada NKRi jangan digabung (dibuatkan point terpisah)

  12. Kesimpulan, Point “berdomisili” di Jabodetabek dihilangkan

  • BAB X (Balon dan Calon Ketua Iluni Fisip UI Masa Bakti 2018-2021) PASAL 23, masukan : 

  1. Bambang 97’: pengumpulan dukungan melalui pengumpulan tanda tangan dukungan  tujuannya supaya bisa merangkul semua unsur dalam iluni fisip ui. Jadi jangan hanya misal menyentuh sarjana saja.

  2. Binsar 83’ : : ttd 36 orang atau 36 angkatan?

  3. Ade 74’: Caretaker verifikasi, bagaimana? Main telpon main wa. Sanksinya gimana 2 orang calon punya ttd yang sama.Kalo dua2nya dicoret berarti berkurang, dua2nya meski jujur. Jadi mengumpulkan ttd  lebih dari 36 supaya lebih aman

  4. Endang Pasca 06’: jangan persulit administratif, biar yang tergerak banyak. Jangan sampe yang daftar satu dua Cuma masalah administratif.

  5. Ade 74’: Jadi masalahnya mau tidak menurunkan jumlah ttd ini? Ya gapapa kalo calon satu/ dua orang

  6. Bambang 97’: 1 nama untuk 2 calon, digugurkan. Tapi kalau sama-sama 73 beda nama boleh. Tidak harus ketua angkatannya. Siapa aja boleh. Kalo yang ttd banyak maka 1 angkatan dihitung 1. Jika ada satu nama ada dua dukungan, digugurkan dua-duanya.

  7. Bambang 97’ : Kalo dirasa keberatan jumlahnya bisa kita kurangi. Tapi sebenarnya kita udah punya database. Nanti bisa diinfokan ke calon. CT bias membantu fasilitasi memberikan contact perwakilan angkatan.

  8. Binsar 83’ : karena perhitungan angkanya per angkatan per-jenjang pendidikan, bagaimana total jadi 27?

  9. Berto 08’: Kalo ada ttd dukungan dr orang yg sama kepada dua calon yang berbeda,   akan  merugikan keduanya jika digugurkan. Saya rasa 1 orang memberikan dukungan kepada  dua orang untuk maju bukan lah masalah. Menurut saya masalah jumlah angkatan, harusnya calon ketua iluni butuh ttd yang banyak untuk mengaktifkan angkatan itu. Mekanismenya apakah ttd langsung atau e-sign. Menurut saya mending ttd langsung. Dnegan ketemu langasung bisa menyampaikain vsi misinya. Atau video angkatan yang memberikan dukungan thd suatu calon.

  10. Sofyan 73’: saya tidak berani memutuskan karena kurang paham teknologi

  11. Aida 08 : kalo bentuk ttd menggunakan video lebih meyakinkan dan tidak sulit untuk melakukan verifikasi.

  12. Bambang 97’: kami menyediakan website untuk calon yang mendaftar. Kita bisa sediakan form untuk yang mau dukung.

  13. Ellya Pasca 03’: Syarat dikurangi saja. Supaya banyak yang daftar;

  14. Soraya Isa 82’ : tolong untuk tidak memberikan saran yang berputar-putar. Kita keterbatasan pada dana. Lunch makan siang dari fisip.

  15. Ellya Pasca 03’: kalau Calon sedikit calon ya ditunjuk aja. Kalo soal uang kita iuaran saja yang disini.

  16. Rohana 73’ : Masalah keuangan. Saya bisa saweran saja sekarang. (Mba rohana berputar mengelilingi peserta untuk menghimpun donasi)

  17. Kesimpulan terkait syarat pengumpulan tandatangan untuk mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Iluni Fisip UI :

TOTAL Dukungan Tanda Tangan 28 angkatan dengan rincian :

  • S1 Reg/Paralel/KKI : minimal 12 angkatan

  • Diploma/ Vokasi : minimal 5 angkatan

  • S1 Ekstensi : Minimal 5 Angkatan

  • Pasca Sarjana : minimal 6 angkatan

  • BAB XI (Kampanye) PASAL 24 SEPAKAT

  • BAB XII (Tata Cara Pemilihan Ketua Iluni Fisip Ui Masa Bakti 2018-2021) pasal 25 SEPAKAT

  • BAB XIII (Penutup) Pasal 26 SEPAKAT

PENUTUP

  • Pembahasan tatib musyawarah akan direvisi sesuai dengan kesepakan dalam pramusyawarah

  • Seluruh Tatib yang sudah disetujui dan ditetapkan,  dibacakan ulang saat musyawarah pada tanggal 20 januari 2018

  • Notulensi dan tatib yang sudah direvisi akan diupload ke web iluni dan WAG

  • Kegiatan pramusyawarah selesai pada pukul 16.30 dan ditutup oleh MC

LAIN – LAIN

  • Angkatan 92 Walk Out dari Acara Pra Musyawarah, karena keinginan Angkatan 92 untuk One Man One Vote tidak dapat diakomodasi dalam Pemilihan Ketua ILUNI FISIP UI 2018 – 2021.

  • Pihak Caretaker sudah menerangkan bahwa, karena keterbatasan legal  standing, maka yang dapat diupayakan dalam Pemilihan Ketua ILUNI FISIP UI masa bakti 2018 – 2021, merujuk ke AD/ART ILUNI UI, yaitu dengan cara Musyawarah ILUNI Fakultas.

Search

+